Jeblok, Karena Kurang Persiapan
April 4, 2009
HARI itu, La Negsatu mendapat undangan untuk mengikuti lomba LOSIGA di SMK 1 Malang. Memang, lomba ini merupakan salah satu agenda lomba yang rutin dilaksanakan setahun sekali. La Negsatu telah mengikuti LOSIGA dan mendapat piala Juara Umum 3 kali berturut-turut. Sehingga pada tahun 2008, sesuai dengan peraturan, maka yang sudah pernah dapat piala Juara Umum 3 kali tidak diperbolehkan mengikuti lomba LOSIGA tahun berikutnya. Maka, di tahun 2009 ini, La Negsatu kembali berpartisipasi di Lomba Prestasi Penggalang X.
Masa berlatih sempat dihadang dan disendat latihan-latihan lomba lain. Bahkan ada 3 lomba sekaligus, yaitu persiapan lomba SCC, LOSIGAL, dan Perak Linggarjati. Nah, berhubung regu yang mengikuti Losiga adalah kelas 7, sedangkan persentase kelas 8 hampir dikuasai oleh 3 lomba lainnya, otomatis konsentrasi masing-masing regu hanya terfokus pada lombanya sendiri.
Segala keruwetan tersebut ternyata masih ada problem lain, yakni regu putra yang sepertinya agak jenuh dengan lomba-lomba, karena memang persentase jumlah putra cukup terbatas, sehingga mereka lebih sering ikut lomba dari pada putri. Maka, regu putra positif tidak ikut.
Tepat 6 hari sebelum lomba, regu putri kelas 8 setuju menggantikan regu putra. Maka, hanya dalam waktu kurang dari 1 minggu tersebut, La Negsatu tetap berangkat ke arena Losiga. Nah, karena itulah, kami kalah telak di sana. Ibaratnya saat penerimaan rapot, nilai kami merah-merah alias Jeblok, gara-gara persiapan yang kurang matang, atau sama sekali masih mentah. Tetapi, ini semua tetap bisa kami jadikan pelajaran tersendiri.(shara)
Entry Filed under: Uncategorized. .
1 Comment Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
??????? | April 6, 2009 at 9:04 am
waduh kenapa kok kurang persiapan mungkin taun dpn qt bs bersaing kembali