Kak Eko, The Founding Father of La Negsatu

TAK dapat dipungkiri bahwa selama ini eksistensi La Negsatu tak lepas dari tangan dingin Kak Eko Juni Wahyudi. Selain sebagai pendiri Laskar Negeri Satu Tumpang, beliau juga bertindak sebagai kreatornya sehingga Pramuka SMP Negeri 1 Tumpang mencapai kemajuan yang pesat dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini. Lalu, bagaimana perjalanan La Negsatu di awal-awal berdirinya? apa saja tantangan yang dihadapi saat itu? Berikut penuturan beliau kepada lanegsatu.com.

 

Lanegsatu.com : “Tahun ini La Negsatu genap berusia 10 tahun, dengan pencapaian prestasi yang sangat fantastis di tingkat Malang Raya dan Jawa Timur. Sebenarnya kapan Kakak mulai membina Pramuka di SMP Negeri 1 Tumpang ini ?”

 

Kak Eko : “Terima kasih. Begini, sebenarnya Pramuka di SMP Negeri 1 Tumpang sudah ada sejak dahulu, sejak Sekolah ini berdiri tahun 1961. Tetapi barangkali yang membedakan adalah kegiatannya saja, tentu dulu dengan sekarang jelas berbeda. Hal yang jamak dilakukan oleh Gudep di sekolah-sekolah adalah selalu ada pergantian Pembina, termasuk juga di SMP Negeri 1 Tumpang. Jadi sebelum saya sudah ada banyak orang yang membina di sini, kemudian sampai saya datang ke sini pada 9 Agustus 1998.

 

Lanegsatu.com : “Mengenai nama La Negsatu ?”

 

Kak Eko : “Inilah yang membedakan, La Negsatu ada mulai tahun 1998 tetapi cikal bakalnya mulai sekolah ini berdiri. Untuk nama La Negsatu yang merupakan singkatan dari Laskar Negeri Satu Tumpang pertama kali muncul pada 4 April 1999 saat kita mengikuti kegiatan perlombaan pertama dalam sejarah La Negsatu yaitu Lomba Lintas Alam Pedesaan yang diselenggarakan oleh Kwartir Ranting Poncokusumo. Untuk diketahui bahwa namanya bukan langsung La Negsatu tetapi La Negsatu 21 we are never say die kemudian mengalami transformasi keberbagai nama tetapi intinya ada di La Negsatu hingga benar-benar menjadi La Negsatu seperti sekarang”.

 

Lanegsatu.com : “Kemudian penentuan tanggal 26 September sebagai hari ulang tahunnya La Negsatu, apa dasarnya Kak ?”

 

Kak Eko : “Penentuan tanggal 26 September sebagai hari lahir La Negsatu berdasarkan kegiatan yang diadakan pertama kali yaitu Perkemahan Sabtu Minggu tanggal 26-27 September 1998. Hal ini terinspirasi oleh kegiatan yang lakukan oleh Boden Powell di Bronsea Island yang menjadi cikal bakal gerakan kepanduan di dunia.”

 

Lanegsatu.com : “Mengenai lambang La Negsatu, mulai kapan ?”

 

Kak Eko : “Inilah yang menarik, semua tidak bersamaan dan berproses, kalau nama La Negsatu ada sejak April 1999, kemudian tanggal lahir La Negsatu baru ditentukan pada pertengahan 2005. Nah, untuk lambang La Negsatu mulai diperkenalkan pada 14 Desember 2004.”

 

Lanegsatu.com : “Terakhir Kak, Apa tantangan dan kendala yang dihadapi oleh La Negsatu ketika itu ?”

 

Kak Eko : “Awal itu selalu sulit dan tidak mudah, namanya saja babat alas. Tantangan yang besar ketika itu adalah merubah paradigma para guru dan utamanya siswa SMP Negeri 1 Tumpang tentang bagaimana sebenarnya kegiatan kepramukaan era sekarang yang tentu saja jauh berbeda dengan dulu, dan akhirnya lambat laun kita mampu merubah paradigma mereka sehingga Pramuka SMP Negeri 1 Tumpang bisa mencapai seperti sekarang ini.” (red)

2 Komentar Add your own

  • 1. Kak Sis  |  September 8, 2008 pukul 2:40 pm

    Terima kasih Kak Eko…terus terang kami banyak belajar dari Lanegsatu…Semua ini hasil karya adik – adik dan mhn maaf k’lo kurang sempurna….selamat menunaikan Ibadah Puasa, mohon maaf lahir bathin

  • 2. Pratiwi  |  September 14, 2008 pukul 1:13 pm

    Terimakasih atas apa pun yang telah kakak ajarkan pada saya……Semua itu sangat berarti…..Sejarah hidup yang tak akan pernah saya lupakan, InsyaAllah. Semoga Allah senantiasa memberi yang terbaik untuk kakak. Amien

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


%d blogger menyukai ini: